Temukan kursus medis yang sesuai dengan kebutuhan Anda
Course komprehensif mengenai penyakit Meniere, mencakup patofisiologi, diagnosis berdasarkan kriteria AAO-HNS, penatalaksanaan farmakologis dan non-farmakologis, serta indikasi rujukan untuk dokter umum.
Course komprehensif tentang Bell's Palsy meliputi epidemiologi, etiologi, patofisiologi, diagnosis diferensial, pemeriksaan penunjang, tatalaksana farmakologis dan non-farmakologis, serta rehabilitasi pada pasien kelumpuhan saraf fasial idiopatik.
Course komprehensif tentang cluster headache untuk level SKDI 3A, mencakup epidemiologi, patofisiologi, manifestasi klinis, diagnosis, penatalaksanaan, differensial diagnosis, komplikasi, prognosis, dan kapan merujuk. Disusun untuk dokter residen spesialis saraf.
Course komprehensif tentang neuralgia trigeminal mencakup definisi, patofisiologi, manifestasi klinis, diagnosis, tatalaksana, dan indikasi rujukan untuk dokter dengan level SKDI 3A.
Course komprehensif tentang migren untuk dokter umum (SKDI 4A). Mencakup definisi, epidemiologi, patofisiologi, diagnosis berdasarkan kriteria ICHD-3, tatalaksana akut dan profilaksis, serta contoh kasus klinis untuk praktik mandiri.
Course lengkap tentang tension headache untuk dokter umum level 4A. Mencakup definisi, epidemiologi, etiologi, patofisiologi, manifestasi klinis, diagnosis banding, tatalaksana farmakologis dan non-farmakologis, serta contoh kasus klinis berbasis bukti.
Course komprehensif mengenai Spondilitis TB (Penyakit Pott) untuk dokter tingkat SKDI 3A. Mencakup definisi, epidemiologi, patofisiologi, diagnosis, tatalaksana farmakologis dan non-farmakologis, komplikasi, prognosis, serta indikasi rujukan. Disertai contoh kasus klinis untuk penguatan kompetensi.
Course komprehensif tentang rabies untuk dokter tingkat pendidikan 3B mencakup epidemiologi, patofisiologi, manifestasi klinis, diagnosis banding, tatalaksana pendahuluan, pencegahan, dan indikasi rujukan yang tepat.
Course komprehensif mengenai manifestasi neurologis pada pasien AIDS, meliputi epidemiologi, patofisiologi, diagnosis diferensial, tatalaksana pendahuluan, dan indikasi rujukan sesuai standar SKDI Level 3A.
Course komprehensif mengenai HIV/AIDS tanpa komplikasi untuk dokter umum. Mencakup epidemiologi, patofisiologi, staging, diagnosis, terapi antiretroviral, monitoring, pencegahan, dan indikasi rujukan sesuai pedoman Kemenkes RI dan WHO.
Course komprehensif tentang tetanus neonatorum untuk dokter muda tingkat 3B SKDI. Mencakup epidemiologi, patofisiologi, diagnosis berbasis klinis, protokol tatalaksana di puskesmas, serta indikasi rujukan yang tepat waktu. Dilengkapi contoh kasus dan panduan pencegahan.
Course komprehensif tentang malaria serebral untuk residen neurologi level 3B. Mencakup patofisiologi, diagnosis banding, penatalaksanaan intensif, komplikasi, dan indikasi rujukan sesuai pedoman terkini.
Course komprehensif tentang ensefalitis untuk dokter tingkat lanjut. Mencakup epidemiologi, etiologi, patofisiologi, manifestasi klinis, diagnosis, tatalaksana pendahuluan, serta indikasi rujukan yang tepat sesuai standar SKDI 3B.
Neuroanatomi dasar: organisasi sistem saraf pusat dan tepi, cerebrum, batang otak, cerebellum, dan dua belas saraf kranial, dengan korelasi klinis lesi dan stroke.
Pengantar anatomi sistem gerak: tulang, sendi, dan otot dari ekstremitas hingga rangka aksial, beserta korelasi klinis dasar untuk mahasiswa kedokteran.
Course komprehensif mengenai meningitis untuk dokter muda level SKDI 3B. Mencakup definisi, etiologi, patofisiologi, diagnosis, tatalaksana pendahuluan, komplikasi, dan indikasi rujukan. Dilengkapi studi kasus klinis untuk penguatan kompetensi.
Course komprehensif tentang kejang demam pada anak, mencakup definisi, epidemiologi, etiologi, patofisiologi, manifestasi klinis, diagnosis, tatalaksana akut dan jangka panjang, komplikasi, serta contoh kasus klinis sesuai standar SKDI Level 4A.
Course komprehensif mengenai komplikasi neurologis pada AIDS, meliputi infeksi oportunistik CNS, HIV-associated neurocognitive disorders (HAND), neuropati perifer, serta pendekatan diagnosis dan tatalaksana pendahuluan untuk dokter umum dan dokter muda.
Kursus komprehensif tentang pneumonia dan tuberkulosis paru sesuai SKDI. Mencakup diagnosis klinis, pemeriksaan penunjang (foto thorax, sputum), dan penatalaksanaan awal yang tepat di layanan primer dan rujukan.
Pelajari teknik pemeriksaan vital signs (tekanan darah, suhu, nadi, pernapasan) sesuai standar SKDI. Kursus ini mengajarkan cara yang tepat menggunakan berbagai alat pengukur vital signs, interpretasi hasil, dan penatalaksanaan awal berdasarkan temuan abnormal.
Panduan praktis penanganan cedera trauma di layanan gawat darurat. Termasuk trauma kepala, thorax, abdomen, dan ekstremitas. Sesuai dengan kompetensi SKDI level 3B untuk penanganan awal dan stabilisasi pasien trauma.
Memiliki keterampilan klinis yang kompeten dalam melakukan pemeriksaan tekanan darah secara manual menggunakan sphygmomanometer (tensimeter) dan stetoskop sesuai standar prosedur medis. Mampu mempersiapkan pasien dengan benar, memilih ukuran manset yang tepat, memasang manset pada lengan atas, menempatkan stetoskop di arteri brakialis, memompa dan mengempiskan manset secara perlahan, serta mengidentifikasi bunyi Korotkoff fase I (tekanan sistolik) dan fase V (tekanan diastolik) dengan akurat. Skill ini mencakup kemampuan mendokumentasikan hasil pengukuran, melakukan pengukuran ulang jika diperlukan, serta memahami faktor-faktor yang memengaruhi akurasi hasil, sehingga dapat digunakan untuk pemeriksaan rutin, pemantauan hipertensi, dan penilaian kondisi pasien secara profesional.
Panduan perawatan lansia: CGA, polypharmacy, falls prevention.
Panduan lengkap: anamnesis, pemeriksaan fisik, venpunctur.
Pelajari protokol BLS, ACLS, dan manajemen pasien kritis di IGD.
Kursus komprehensif tentang cara membaca EKG dengan benar, mengenali ritmi abnormal, dan menangani kondisi darurat aritmia.